Anda sedang berada di: Beranda » Serba Serbi » Barang-barang yang tidak boleh dibawa masuk ke pesawat
Sabtu, 22 Mei 2010 - 13:23:41 WIB
Barang-barang yang tidak boleh dibawa masuk ke pesawat
Diposting oleh : Pembimbing
Kategori: Serba Serbi - Dibaca: 23798 kali

Bagi jamaah haji reguler yang telah melunasi BPIH nya akan mendapatkan 3 (tiga) buah tas dari pihak penerbangan yaitu: Koper Besar; Tas Tentengan dan Tas Paspor. Ketiga tas ini yang nantinya hanya boleh dibawa calon jamaah haji ketika berangkat ke Tanah Suci dan tidak diperbolehkan membawa tas tambahan selainnya.

Berat maximum untuk Koper Besar adalah 32 kg, Koper ini nantinya akan masuk ke bagasi pesawat, sedangkan tas tentengan dapat dibawa k dalam kabin pesawat. Oleh karena berat koper Besar sangat sedikit sebaiknya calon jamaah haji membawa barang-barang bawaan yang seperlunya saja agar tidak membebani diri sendiri (lihat Barang Bawaan disini). Bawalah barang bawaan yang penting-penting saja. Terlalu banyak bawaan nantinya tidak banyak dipakai selama di Tanah Suci kan sayang..?

Petugas imigrasi akan di asrama haji akan memeriksa barang bawaan jamaah haji. Jika ditemukan barang yang terlarang untuk dibawa maka akan dikeluarkan oleh petugas. Dalam hal ini ada beberapa barang yang tidak diperkenankan dibawa/ dimasukkan dalam Koper Besar dan Tas Tentengan. Barang-barang tersebut antara lain:

  • Senjata Tajam (Golok, Clurit, Parang, Pisau Tajam dan lain-lain)
  • Perhiasan dan uang tunai (dalam Jumlah yang sangat besar??)
  • Minyak Tanah/ minyak goreng tau korek api
  • Kompor/ Lampu Gas, Tabung Oxygen/ Butane Aqualung
  • Bahan Peledak/ Bom, Senjata Api dan Amunisinya, Kembang Api
  • Cairan yang bersifat korosif dan beracun (Accu/ Air Raksa/ Cuka)
  • Air Zam-zam
  • Cairan dalam botol lebih dari 100 ml (kecap, madu, Anggur)
  • Benda yang mengandung magnit,
  • Buah yang berbau menyengat (durian) 
 
Catatan:
Cutter/ pisau dapur dan Gunting kecil dapat dibawa, tetapi dimasukkan ke dalam Koper Besar

(Sumber: Saudi Arabian Airlines)




"Sampaikanlah (bagikan) ilmu itu walau satu ayat". Semoga menjadi amal jariyah dan bisa mengantarkan Anda ke Tanah Suci. Rasulullah SAW Bersabda "Man dalla 'ala khairin falahu mitslu ajri fa'alaihi" Artinya: "Barang siapa menunjukkan jalan kebaikan kepada seseorang, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang ditunjukkan itu" (HR. Muslim)

Jika Anda merasa bahwa informasi di atas bermanfaat buat Anda, ada baiknya Anda luangkan sedikit waktu untuk memberikan saran, kritik, usulan, komentar atau Anda ingin tanya jawab pada tulisan tersebut, kami persilahkan, guna perbaikan website ini. Terima kasih..

Komentar via akun Facebook :

7 Komentar via Website :

RIYAN
10 Juli 2012 - 17:33:17 WIB

cuma itu ajja pak

RIYAN
10 Juli 2012 - 17:23:03 WIB

kalau bleh nanya barang apa saja yg tdak boleh dibawa dan boleh dbawa...kalau kita pergi ke germany


Isi Komentar :
Nama :
Email :
Komentar
 1000 Karakter Tersisa.
 
 refresh kode
  (Masukkan 6 kode diatas)