Anda sedang berada di: Beranda » Serba Serbi » Jam Makkah Menjulang Tinggi, Petunjuk bagi Jamaah Haji Tersesat?
Sabtu, 09 April 2011 - 08:22:20 WIB
Jam Makkah Menjulang Tinggi, Petunjuk bagi Jamaah Haji Tersesat?
Diposting oleh : Pembimbing
Kategori: Serba Serbi - Dibaca: 5488 kali

Ada yang menarik pada perhelatan haji tahun 2010 lalu, sebuah bangunan baru, atau tepatnya hotel menjulang tinggi melebihi menara Masjidil Haram. King Fahd Tower ini menjadi pemendangan baru bagi jamaah haji Tahun 2010. Gimana tidak menarik, Jam Makkah ini dapat disaksikan dari berbagai penjuru Kota Makkah.

Yang lebih indah lagi, jika malam hari JAm Makkah ini berpendar berwarna hijau dan bertuliskan ALLAH dengan huruf arab  اﷲ

Bagi jamaah gelombang II, begitu mereka memasuki tapal batas Kota Makkah, Jam Makkah ini akan terlihat dari kejauhan sekaligus sebagai petunjuk mereka sudah mendekati Masjidil Haram. Sayangnya pada musim haji 2010 jam Makkah ini hanya terlihat dari tiga sisi, karena memang pengerjaannya pun belum seratus persen selesai, hanya tiga sisi yang sudah selesai dan sisi yang ke-4 baru dalam pengerjaan, insya Allah akan selesai keseluruhannya setelah pulang haji dan bisa dinikmati oleh jamaah haji pada musim haji 2011.

Ada guyonan yang berkembang di kalangan jamaah haji waktu itu, jika kita ditanya dimana arah kiblat, mereka langsung menunjuk Jam Makkah ini, jadi kesannya kiblat untuk sholat sudah berubah yaitu Jam Makkah ini, bukan Ka'bah. Hal ini hanya sebatas guyonan belaka, memang selama ini Masjidil Haram, apalagi Ka'bahkeberadaanya dikelilingi gunung-gunung. Ada sekitar 3 gunung yang mengelilingi Masjidil Haram ini yaitu, Jabbal Qubais, Jabal Hindi dan Jabbal Ummah. Sudah barang tentu keberadaan Ka'bah tersembunyi dibalik gunung-gunung tersebut.

Keberadaan Jama Makkah tersebut menjadi tanda baru untuk mengetahui keberadaan Masjidil Haram karena dibawah Jam Makkah inilah Masjidil haram berada. Hal tersebut hanyalah untuk memudahkan jamaah haji untuk mengetahui keberadaan Masjidil Haram. Hal ini juga sangat penting terutama bagi jamaah haji yang tersesat dan ingin kembali ke Masjidil Haram, Jam Makkah ini bisa dipakai sebagai petunjuk arah e Masjidil Haram. Sebuah inovasi dari Pemerintah Arab Saudi yang patut kita acungi jempol tentunya..? 

Ada beberapa usulan dari Dunia Islam agar Jam Makkah ini dijadikan tolak ukur waktu di negara-negara lain seperti di GMT di Inggris. Mereka beralasan keberadaan Kota Makkah lebih di tengah dibandingkan GMT di Inggris. Mudah-mudahan usulan ini diterima oleh negara-negara lain. Masjidil Haram bukan hanya sebagai tempat Kiblat (Ka'bah) umat muslim sedunia tetapi juga menjadi pusat perhitungan waktu dunia Internasional. Amin...

 

 

 

 

 

Gambar/ Foto JAM MAKKAH Dan Masjidil Haram

Jam Makkah dan Masjidil Haram 




"Sampaikanlah (bagikan) ilmu itu walau satu ayat". Semoga menjadi amal jariyah dan bisa mengantarkan Anda ke Tanah Suci. Rasulullah SAW Bersabda "Man dalla 'ala khairin falahu mitslu ajri fa'alaihi" Artinya: "Barang siapa menunjukkan jalan kebaikan kepada seseorang, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang ditunjukkan itu" (HR. Muslim)

Jika Anda merasa bahwa informasi di atas bermanfaat buat Anda, ada baiknya Anda luangkan sedikit waktu untuk memberikan saran, kritik, usulan, komentar atau Anda ingin tanya jawab pada tulisan tersebut, kami persilahkan, guna perbaikan website ini. Terima kasih..

Komentar via akun Facebook :

1 Komentar via Website :

Fathur Rohman Ms.MH.
12 September 2011 - 18:07:35 WIB

Semoga seluruh jamaah haji tidak ada yang sesat, lebih-lebih sesat aqidah dalam ibadah..