Anda sedang berada di: Beranda » Info Haji » Panduan Memilih Penyelenggara Umrah
Jumat, 28 Maret 2014 - 16:21:31 WIB
Panduan Memilih Penyelenggara Umrah
Diposting oleh : Pembimbing
Kategori: Info Haji - Dibaca: 1153 kali

 

Antrian panjang jamaah haji Indonesia menyebabkan banyak jamaah beralih ke Umrah. Berbagai alasan dikemukakan bahwa dari pada antri haji yang lama (bisa nunggu 15-20 tahun lagi!) mereka lebih memilih ibadah umrah, mereka kuatir usia sudah tidak sampai jika nunggu 15 tahun lagi untuk menunaikan ibadah haji. Hal inilah yang menyebabkan jamaah umrah tiap tahun meningkat dengan tajam. Bahkan Perusahan Biro Travel Perjalanan Umrah tumbuh bak jamur di musim hujan. Tak jarang pula ada oknum-oknum yang memanfaatkan peluang ini. Penipuan dan penelantaran jamaah umrah pun kian marak pula, uang pun dibawa kabur, akhirnya jamaah umrah gagal berangkat. Nah bagi Anda yang ingin menunaikan Ibadah Umrah ada beberapa tips dalam memilih Biro Perjalanan Umrah agar Anda tidak tertipu oleh oknum-oknum tersebut:

 1. Hindari Biro Umrah yang menggunakan Metode pembiayaan MLM

Jika biro perjalanan memakai metode pembiayaan multilevel marketing, lebih baik dihindari. Belakangan marak penipuan bermodus penawaran berumrah amat murah, sekitar Rp 3,5 juta, namun akhirnya duitnya malah diembat pelaku.

2. Hindari Biro Umrah yang sering melakukan penundaan waktu keberangkatan

Indikator lain adalah penundaan waktu keberangkatan. Bila keberangkatan dijanjikan lebih dari satu-dua bulan, lebih baik tinggalkan saja.

3. Tanyakan Izin Penyelenggaraan Hindari Biro Umrah tersebut

Biro Perjalanan umrah pun harus memiliki izin sebagai penyelenggara umrah. Calon jemaah bisa mengecek di situs www.haji.kemenag.go.id atau hubungi call center 500-425.

4. Tanyakan Hak dan kewajiban jamaah

Terakhir, minta biro perjalanan untuk menyediakan rincian hak dan kewajiban jemaah selama berumrah. Bila tak mau mencantumkan, waspadai kemungkinan penelantaran.

 

Berhati hatilah dengan Biro Penyelenggarah umrah yang menawarkan biaya umrah yang sangat murah. Menurut  Baluki Ahmad, Himpunan Pengusaha Umrah dan Haji Indonesia, menyatakan harga wajar untuk berumrah paling murah US$ 1.850 per orang. Bila ada biro perjalanan umrah menawarkan biaya lebih murah, lebih baik teliti lagi sebelum tertipu.

Baluki merinci detil harga biaya perjalanan selama berumroh. Komponen biayanya antara lain:

- Pesawat pergi-pulang: untuk kelas ekonomi sebesar Rp 11-17 juta

- Penginapan: Hotel bintang tiga di Madinah Rp 600-800 ribu per malam. Di Makkah harganya berkisar Rp 700 ribu - 1,5 juta per kamar. Satu kamar, menurutnya bisa diisi hingga 34 orang.

- Biaya visa: sekitar Rp 747 ribu - 1,1 juta

- Biaya fiskal: sekitar Rp 750 ribu bila memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak. Rp 3,1 juta bila belum memiliknya

- Manasik haji: sekitar Rp 2 juta per orang

- Biaya administrasi biro perjalan: sekitar Rp 500 ribu - 1 juta

- Biaya sekali makan di dua kota tujuan: Rp 35-50 ribu.

- Biaya transportasi lokal, pemandu di Arab Saudi, dan bus penjemputan selama di Arab: bervariasi, tergantung biro perjalanan yang digunakan. ( diolah dari berbagai sumber)

 Semoga Postingan ini bermanfaat.

 




"Sampaikanlah (bagikan) ilmu itu walau satu ayat". Semoga menjadi amal jariyah dan bisa mengantarkan Anda ke Tanah Suci. Rasulullah SAW Bersabda "Man dalla 'ala khairin falahu mitslu ajri fa'alaihi" Artinya: "Barang siapa menunjukkan jalan kebaikan kepada seseorang, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang ditunjukkan itu" (HR. Muslim)

 

 

Jika Anda merasa bahwa informasi di atas bermanfaat buat Anda, ada baiknya Anda luangkan sedikit waktu untuk memberikan saran, kritik, usulan, komentar atau Anda ingin tanya jawab pada tulisan tersebut, kami persilahkan, guna perbaikan website ini. Terima kasih..

Komentar via akun Facebook :

0 Komentar via Website :